Seru dan Interaktif! Siswa Kelas VII SMP Al Muslim Belajar Gizi Seimbang Bersama Mahasiswa Unair dan Malaysia

oleh -755 Dilihat
oleh
Foto : siswa kelas VII SMP Al Muslim Sidoarjo saat mengikuti edukasi gizi seimbang melalui panduan Isi Piringku, hasil kolaborasi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) dan Management and Science University (MSU) Malaysia, Selasa, (27/10/2026).

SIDOARJOSATU.COM – Belajar tentang gizi ternyata bisa menjadi kegiatan yang seru dan menyenangkan. Itulah yang dirasakan siswa kelas VII SMP Al Muslim Sidoarjo saat mengikuti edukasi gizi seimbang melalui panduan Isi Piringku, hasil kolaborasi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) dan Management and Science University (MSU) Malaysia.
Kegiatan pengabdian masyarakat berskala internasional ini dikemas secara interaktif melalui diskusi di kelas, pemutaran visual edukatif, hingga permainan menyusun menu makanan sehat. Tak sekadar menambah wawasan, kegiatan ini juga mengajak siswa lebih peduli terhadap pola makan sehari-hari demi mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMP Al Muslim Sidoarjo, Ustazah Ika Sriyaningsih, Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas perguruan tinggi dan negara yang menghadirkan pengalaman belajar baru bagi para siswa.

Baca juga : Serunya Hari Cuci Tangan Sedunia Di KB-TK Al-Muslim Bersama FKM UNAIR

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi lintas negara dan perguruan tinggi ini. Kehadiran para dosen dan mahasiswa internasional membawa energi baru bagi anak-anak kelas VII. Edukasi nutrisi yang dikemas secara seru ini diharapkan mampu mengubah pola makan siswa menjadi lebih bergizi dan seimbang sesuai panduan Isi Piringku,” ujar Ustazah Ika.

Menurutnya, pemahaman tentang gizi seimbang sangat penting bagi siswa kelas VII yang sedang memasuki masa pertumbuhan remaja. Pada fase ini, kebiasaan makan yang baik perlu dibangun agar dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat hingga dewasa.

Sebelum memasuki sesi pembelajaran, perwakilan dosen FKM Unair, Rizna Notarianti, S.Gz., M.K.M., Dietisien, memberikan pengantar mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi remaja. Ia juga mendampingi mahasiswa dari kedua universitas dalam menyampaikan materi kepada para siswa.

Rizna menjelaskan bahwa masa remaja awal merupakan periode penting yang membutuhkan perhatian terhadap asupan makanan sehari-hari. Kebiasaan melewatkan sarapan atau memilih makanan ringan dengan kandungan gizi rendah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

“Usia remaja, khususnya di jenjang awal SMP, adalah periode kritis pertumbuhan. Banyak remaja yang kerap melewatkan sarapan atau mengonsumsi makanan ringan rendah gizi. Melalui program pengabdian ini, kami mengantarkan para mahasiswa FKM Unair dan MSU Malaysia untuk memfasilitasi langsung pemahaman gizi berprinsip Isi Piringku kepada para siswa secara menyenangkan,” jelas Rizna.

Suasana kelas semakin hidup ketika mahasiswa FKM Unair berkolaborasi dengan mahasiswa MSU Malaysia dalam menyampaikan materi. Mira, perwakilan mahasiswa MSU Malaysia, bersama mahasiswa FKM Unair memimpin diskusi dan mengajak siswa mengenal konsep Isi Piringku melalui dialog interaktif serta tayangan visual yang menarik.

Dalam sesi tersebut, siswa belajar bahwa panduan Isi Piringku menganjurkan separuh piring diisi sayur dan buah, sedangkan separuh lainnya diisi makanan pokok dan lauk-pauk. Dengan pembagian ini, siswa diajak memahami pentingnya mengombinasikan sumber karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral dalam menu sehari-hari.

Tak hanya mendengarkan penjelasan, para siswa juga diberi kesempatan menyampaikan pendapat dan menceritakan kebiasaan makan mereka. Diskusi berlangsung dinamis, terutama ketika siswa membandingkan pilihan makanan yang biasa dikonsumsi di rumah maupun di sekolah.

Kehadiran mahasiswa dari Malaysia turut memberikan pengalaman belajar lintas budaya. Selain mengenal prinsip gizi seimbang, siswa dapat bertukar cerita mengenai kebiasaan makan dan budaya hidup sehat di Indonesia dan Malaysia.

Mira mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keaktifan para siswa membuat proses penyampaian materi terasa lebih menyenangkan.

“Saya sangat senang bisa berkolaborasi langsung dengan teman-teman FKM Unair untuk membawakan materi dan memimpin diskusi di kelas. Adik-adik kelas VII di SMP Al Muslim sangat aktif bertanya dan berani menyampaikan pendapat mereka tentang porsi makanan harian mereka,” ungkap Mira.

Keseruan berlanjut pada sesi permainan edukatif yang dirancang bersama oleh mahasiswa FKM Unair dan MSU Malaysia. Dalam permainan ini, para siswa ditantang menyusun simulasi menu harian yang ideal dengan mengelompokkan jenis makanan berdasarkan sumber karbohidrat, protein, dan serat secara cepat dan tepat.

Melalui permainan tersebut, materi yang sebelumnya dipelajari di kelas dapat dipraktikkan secara langsung. Siswa pun belajar mengenali komposisi makanan yang lebih seimbang sambil melatih ketelitian, kecepatan berpikir, dan kerja sama.

Metode pembelajaran yang menggabungkan diskusi dan permainan ini menjadi cara untuk mendekatkan konsep gizi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan demikian, pemahaman tentang makanan sehat tidak berhenti sebagai teori, tetapi diharapkan dapat diterapkan ketika mereka memilih makanan untuk sarapan, bekal sekolah, maupun makan bersama keluarga.

Kolaborasi SMP Al Muslim Sidoarjo, FKM Unair, dan MSU Malaysia ini menjadi salah satu upaya menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan remaja.

Melalui kegiatan tersebut, ketiga pihak berharap siswa semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan mampu menerapkan prinsip Isi Piringku secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Sebab, membangun kebiasaan hidup sehat dapat dimulai dari langkah sederhana: mengenali isi piring sendiri dan memilih makanan yang lebih beragam serta bergizi setiap hari. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.