Bupati Sidoarjo Kebut Pembangunan Jalan Bluru Kidul, Desember 2026 Tuntas

oleh -14 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo, Subandi, saat mengecek pembangunan jalan di Bluru Kidul. (Istimewa)

SIDOARJOSATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan pelayanan publik sekaligus mengatasi persoalan banjir di sejumlah titik rawan. Salah satu proyek prioritas yang saat ini dikebut adalah peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo.

Untuk memastikan proyek berjalan sesuai target, Bupati Sidoarjo, Subandi, meninjau langsung lokasi pekerjaan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) serta jajaran Forkopimka, Senin (13/7/2026).

Peninjauan tersebut menjadi wujud komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mengawal pelaksanaan proyek agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA: Wabup Mimik Desak Solusi Konkret Luapan Lumpur Sidoarjo, Soroti Ancaman bagi Jalan Raya dan Rel Kereta

Subandi mengatakan, Jalan Raya Bluru Kidul diprioritaskan karena selama bertahun-tahun menjadi kawasan yang kerap tergenang saat musim hujan. Kondisi itu tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengganggu akses menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo.

“Peningkatan Jalan Bluru Kidul ini menjadi prioritas karena setiap musim hujan kawasan ini selalu tergenang. Akibatnya, akses masyarakat menuju pusat pelayanan publik terganggu. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi,” ujar Subandi.

Untuk mempercepat realisasi proyek, lanjutnya, Pemkab Sidoarjo melakukan pengalihan anggaran (shifting budget) yang semula dialokasikan untuk penanganan jalan di Kecamatan Sedati.

Menurut Subandi, proyek tersebut tidak hanya berfokus pada peninggian badan jalan, tetapi juga mencakup pembenahan sistem drainase secara menyeluruh agar persoalan genangan dapat ditangani dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA: Razia Pekat Diduga Bocor, DPRD Sidoarjo Tekankan Penertiban Harus Berkelanjutan

Jalan Raya Bluru Kidul akan diperlebar menjadi 11 meter dengan konstruksi beton (rigid pavement) selebar 6 meter, dilengkapi bahu jalan dan trotoar di kedua sisi untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sistem pembuangan air menuju muara sungai. Kajian pembangunan tanggul sebagai langkah antisipasi banjir rob juga sedang dipersiapkan sebagai solusi jangka panjang.

“Meninggikan jalan saja tidak cukup. Drainasenya harus terkoneksi dengan saluran pembuangan akhir di sungai agar aliran air lancar. Antisipasi rob juga sedang kami kaji sebagai solusi jangka panjang,” jelasnya.

Seiring pembangunan fisik, Pemkab Sidoarjo akan melakukan penataan kawasan di sepanjang Jalan Raya Bluru Kidul. Ke depan, badan jalan dan bahu jalan akan difungsikan sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan sehingga aktivitas perdagangan yang menggunakan ruang jalan tidak lagi diperbolehkan.

Bangunan yang berada di ruang milik jalan (Rumija) akan didata terlebih dahulu. Namun, Subandi menegaskan penataan dilakukan secara persuasif melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga pengurus RT/RW.

BACA JUGA: Bupati Sidoarjo Titipkan Pesan kepada Guru dan Orang Tua Sambut Peserta Didik Baru

“Kami akan melakukan pendataan secara humanis dengan melibatkan pemerintah desa. Penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi jalan agar lebih optimal, tetapi hak-hak masyarakat tetap kami perhatikan,” tegasnya.

Subandi menargetkan seluruh pekerjaan peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul rampung pada Desember 2026. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai apabila kondisi cuaca mendukung dan pelaksana proyek bekerja sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Di akhir peninjauan, Subandi juga mengingatkan kontraktor agar mengutamakan penggunaan tenaga kerja lokal selama proses pembangunan berlangsung.

“Kontraktor harus profesional dan mengutamakan pekerja lokal asal Sidoarjo. Pembangunan yang dibiayai APBD tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.