Meski 2026 Kasus DBD Alami Penurunan, Dinkes Catat 1 Orang Meninggal Dunia

oleh -253 Dilihat
oleh
Ilustrasi Nyamuk Aedes Aegypti. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuanita, mengungkapkan bahwa masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat musim penghujan.

Meski tak separah tahun lalu, menurut Lakhmie, ia menyampaikan pada Senin (9/3) kemarin bahwa hingga akhir musim hujan di tahun 2026 telah tercatat 20 kasus DBD dengan 1 orang meninggal dunia.

Baca juga:Rekrutmen Calon Ketua PAC PDIP Se-Sidoarjo Bertabur Gen-Z dan Milenial

Kendati demikian, jumlah tersebut jauh lebih rendah dibanding tahun 2025 dengan capaian 85 kasus. Detailnya, Januari 2025 terdapat 20 kasus, lalu Februari meningkat menjadi 65 kasus.

“Meski jumlah kasus tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu, masyarakat tetap harus waspada. Pencegahan harus terus dilakukan terutama saat musim hujan,” ujar dr. Lakhmie.

Oleh karena itu, tambah dr. Lakhmie bahwa penurunan kasus ini menjadi catatan positif, dan masyarakat tetap diminta untuk tidak lengah.

Harapannya, masyarakat untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya dengan menjalankan 3M Plus.

Baca juga:WOM Finance Beri Klarifikasi atas Gugatan Debitur, Bantah Penagihan Dilakukan di Dalam Gereja

Perilaku tersebut seperti halnya menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Masyarakat juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh, agar tidak mudah terserang penyakit, termasuk demam berdarah,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.