UMAHA Launching Mesin Laser CNC Nusantara ; Karya Anak Bangsa Berdaya Saing Tinggi

oleh -488 Dilihat
oleh
Foto : Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah (tengah), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketua PWNU Jatim masa khidmat 2024-2029, Ketua YPM (Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma'arif) Sepanjang Sidoarjo Ir. H. Ahmad Makki, M.T..Prof. Achmad Nadjib Burhani, M.A., M.Sc., Ph.D. (Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi), dan Imam Hidayat, S.Sos., M.M.,

Peresmian Gedung UMAHA Science and Innovation Centre (USIC) Jadi Momentum Kebangkitan Teknologi Kampus

SIDOARJOSATU.COM – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sepanjang, Sidoarjo, menandai babak baru pengembangan teknologi di perguruan tinggi dengan meluncurkan Mesin Laser CNC Nusantara, sebuah karya inovatif yang lebih dari 80 persen komponennya berasal dari dalam negeri.

Peluncuran ini dirangkai dengan International Conferences on Advanced Research in Science (ICARS), Techno Fair, dan peresmian Gedung UMAHA Science and Innovation Center (USIC).

Baca juga : UMAHA Fasilitasi Penjaringan Perangkat Desa, Wujudkan Kampus Berdampak

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor UMAHA dr. Hidayatullah, Sp.N., ; Dr. Donny Perdana, S.T., M.T., ; Ketua YPM (Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif) Sepanjang Sidoarjo, Ir. H. Achmad Makki, S.T., M.T., Prof. Achmad Nadjib Burhani, M.A., M.Sc., Ph.D. (Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi), Ketua PWNU Jatim masa khidmat 2024-2029, KH. Abdul Hakim Mahfudz, Imam Hidayat, S.Sos., M.M., M. Choifin, S.T., M.T., Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. (Kepala LLDIKTI 7), serta pengusaha H. M. Subchan. Kegiatan tersebut juga dihadiri ribuan siswa-siswi dan Mahasiswa.

Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, menjelaskan bahwa mesin CNC ini merupakan hasil riset dan kerja keras tim mahasiswa dan dosen sejak 2022. Lebih dari 80 persen komponennya buatan dalam negeri.

“Hanya laser dan perangkat lunak yang belum tersedia di Indonesia,” ujar dr. Hidayatullah saat press conference, Kamis (14/8/2025).

Foto : Mesin Laser CNC Nusantara

 

Ia menegaskan, karya ini bukan hasil rebranding mesin impor, melainkan sepenuhnya dirancang dan dirakit di dalam negeri. Mesin CNC Nusantara hadir dalam dua tipe — laser dan router, dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh industri, lembaga pendidikan, hingga UMKM.

“Ke depan, kami ingin mengembangkan teknologi ini lebih lanjut, sekaligus menjadikan UMAHA pusat inovasi yang memberikan dampak yang nyata,” tambahnya.

Peluncuran mesin CNC menjadi bagian dari agenda besar UMAHA hari ini. Kegiatan dimulai dengan International Conference 2025 yang dihadiri lebih dari 600 peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, termasuk pembicara internasional dari Malaysia.

Selain itu, USIC Techno Fair memamerkan karya mahasiswa dari empat fakultas UMAHA, yakni Fakultas Teknik, Ilmu Kesehatan, Hukum, dan Fakultas Ekonomi Bisnis dengan 16 program studi.

Baca juga : UMAHA Luncurkan Program “Desa Cerdas, Aman, dan Sehat” di Sambibulu: Wujudkan Kampus Berdampak untuk Masyarakat

Rektor, dr. Hidayatullah menargetkan dalam satu tahun ke depan UMAHA meraih akreditasi unggul baik di tingkat universitas maupun program studi.

“Hari ini kami menunjukkan kepada publik bahwa mahasiswa UMAHA mampu menghasilkan karya yang aplikatif dan inovatif,” tegasnya.

Pihaknya memastikan mesin CNC Nusantara tidak hanya untuk kebutuhan internal, tetapi juga akan diproduksi secara komersial bersama investor. UMAHA juga telah mengembangkan berbagai inovasi lain, seperti program Smart Village di Desa Sambibulu, Sidoarjo, yang memanfaatkan aplikasi untuk memantau pertanian, keamanan, dan kesehatan warga.

“Karya kami bukan hanya untuk riset, tapi harus menjadi solusi yang bisa dirasakan dampaknya,” tandasnya.

Dukungan Pemerintah untuk STEM

Foto : Peresmian Gedung Umaha Science and Innovation Center.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Prof. Achmad Nadjib Burhani, mengapresiasi langkah UMAHA yang selaras dengan visi pemerintah untuk memperkuat bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Kebangkitan teknologi nasional adalah kunci agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. Inovasi UMAHA ini langkah konkret yang mendukung tema ‘Kampus Berdampak’,” kata Prof. Nadjib.

Menurutnya, kolaborasi perguruan tinggi dan industri yang sudah dilakukan UMAHA, termasuk penandatanganan MoU dengan PT Kereta Api dan mitra lainnya adalah model yang perlu diperluas.

Sementara, KH. Abdul Hakim Mahfudz menekankan pentingnya penguasaan teknologi yang dibarengi dengan pembinaan akhlak.

“Teknologi adalah sarana untuk mempercepat kemajuan bangsa. Tapi kita juga harus menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” pesannya.

Ia melihat inovasi ini sebagai bukti nyata sinergi antara kampus dan dunia usaha.

“Ini contoh yang bisa diikuti lembaga pendidikan lain, terutama SMK. Apalagi 80 persen komponennya lokal,” pungkasnya.

Dengan semangat Kampus Berdampak, UMAHA menargetkan seluruh inovasi yang lahir dari kampus akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan industri. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.