Bupati Sidoarjo Ajak Warga NU Tidak Mudah Terprovokasi Isu Yang Memecah Belah Umat

oleh -969 Dilihat
oleh
Foto : Sidoarjo Bersholawat ke-18 yang digelar PCNU Sidoarjo di Masjid Agung Sidoarjo,Senin malam (8/9/2025),

SIDOARJOSATU.COM – Lantunan sholawat menggema dari Masjid Agung Sidoarjo, Senin malam (8/9/2025), dalam gelaran Sidoarjo Bersholawat ke-18 yang diselenggarakan PCNU Sidoarjo. Ribuan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru memenuhi halaman masjid untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara yang penuh kekhusyukan itu juga menghadirkan tausiyah dari KH. Fahmi Amrullah, ulama asal Jombang, yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo, di antaranya Bupati H. Subandi, Ketua DPRD Abdillah Nasih, Kapolresta Kombes Pol Christian Tobing, serta Dandim 0816 Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo. Kehadiran mereka di tengah ribuan warga menjadi simbol kebersamaan pemerintah dengan masyarakat.

Baca juga : Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi Hadiri Waung Bersholawat, Promosikan Program Unggulan untuk Warga Desa Waung

Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menegaskan bahwa majelis sholawat bukan hanya ajang melantunkan doa dan pujian, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan.

“Sidoarjo Bersholawat yang digagas PCNU Sidoarjo ini telah menjadi tradisi mulia, yang bukan hanya menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, tetapi juga menjadi wahana memperkokoh persatuan umat,” ujarnya.

Subandi juga menekankan pentingnya kegiatan keagamaan semacam ini digelar secara rutin. Ia meyakini, melalui kebersamaan dalam sholawat, masyarakat akan semakin kuat menjaga kerukunan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah.

“Dalam suasana kebersamaan seperti inilah, kita diajarkan untuk menjauhi segala bentuk perpecahan, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat mengganggu harmoni kehidupan kita,” tegasnya.

Lebih jauh, Subandi memastikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung kegiatan keagamaan seperti Sidoarjo Bersholawat. Menurutnya, selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi penguat spiritualitas dan moral masyarakat.

“Mari kita jadikan Sidoarjo Bersholawat sebagai momentum untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat ukhuwah, serta bersama-sama membangun Sidoarjo yang lebih maju, sejahtera, dan diridhai Allah SWT,” pungkasnya. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.