Bupati Sidoarjo Minta Kades dan Lurah Awasi Gerai KDKMP, Pastikan Koperasi Beroperasi Secara Berkelanjutan

oleh -33 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo Subandi, ketika menginstruksikan seluruh Kades dan Lurah di Sidoarjo untuk mengawal ketat perkembangan serta pembangunan gerai KDKMP. (Sidoarjosatu.com/zal)

SIDOARJOSATU.Com – Bupati Sidoarjo Subandi meminta seluruh kepala desa (kades) dan lurah memperketat pengawasan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pengawasan tidak boleh berhenti pada penyelesaian bangunan fisik, tetapi harus memastikan koperasi mampu beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dari total 346 gerai KDKMP yang diprogramkan di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 205 gerai telah selesai dibangun. Namun, proses verifikasi dan validasi pembangunan fisik masih berlangsung.

BACA JUGA: Pemkab Sidoarjo Dorong BPD Mliriprowo Gelar Musdes Pemberhentian Kades Mamok Widodo

“Sebanyak 142 gerai telah melalui tahapan tersebut, sedangkan 63 gerai lainnya masih menunggu verifikasi dan validasi,” ujar Bupati Sidoarjo Subandi.

Ia menegaskan, gerai yang belum rampung harus tetap mendapat perhatian serius. Oleh karena itu ia meminta kepala desa dan lurah bertanggung jawab mengawal setiap tahapan pelaksanaan program di wilayah masing-masing.

Menurutnya, KDKMP merupakan program pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh, transparan, dan sesuai ketentuan.

“Saya minta tolong gerai KDKMP dijaga betul karena ini program Bapak Presiden. Gerai yang belum selesai harus tetap diawasi prosesnya oleh kepala desa dan lurah. Verifikasi ini menjadi tanggung jawab kepala desa,” tegas Subandi saat menghadiri penandatanganan berita acara hasil verifikasi dan validasi pembangunan fisik gerai KDKMP di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, pada Kamis (29/10/2026).

Subandi mengingatkan, keberhasilan program KDKMP tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan gerai. Koperasi yang telah beroperasi juga harus mendapat pengawasan, terutama menyangkut perkembangan usaha, pengelolaan keuangan, dan administrasi.

Ia meminta kepala desa dan lurah aktif berkoordinasi dengan ketua KDKMP untuk memastikan pengelolaan koperasi berjalan sehat, profesional, dan mampu berkembang.

“Jangan sampai program ini hanya berjalan sebentar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, menjelaskan penandatanganan berita acara hasil verifikasi dan validasi pembangunan fisik gerai KDKMP bertujuan menyamakan data seluruh pihak sebelum diunggah ke sistem Koperasi Desa Merah Putih.

Melalui proses tersebut, pemerintah daerah berharap tidak terjadi perbedaan data antara pihak-pihak terkait.

BACA JUGA: Korupsi Tambang Tanah Kas Desa, Mantan Kades Jenangan Ponorogo Divonis 1,5 Tahun Penjara

“Melalui verifikasi dan validasi ini, kami berharap ada kesamaan data dari seluruh pihak. Hasilnya akan diunggah ke sistem Koperasi Desa Merah Putih sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Hudori berharap proses pendataan dan verifikasi berjalan tertib sehingga perkembangan pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Sidoarjo dapat terpantau secara akurat.

Pemkab Sidoarjo juga berharap program KDKMP tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Lebih dari itu, keberadaan koperasi diharapkan mampu melahirkan usaha yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.