Operasi Patuh Semeru 2025 Dimulai, Warga Sidoarjo Dihimbau Tertib Berlalu Lintas

oleh -79 Dilihat
Foto : Apel kesiapan dalam rangka operasi patuh Semeru yang dilaksanakan sejak 14 hingga 27 Juli 2025. Senin, (14/7/2025).

SIDOARJOSATU.COM — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 mulai hari ini, Senin (14/7), yang akan berlangsung hingga 27 Juli mendatang. Operasi ini menyasar pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.

Apel pembukaan operasi digelar di halaman Mapolresta Sidoarjo, dipimpin langsung oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sidoarjo Fenny Apridawati serta Dandim 0816 Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo.

Dalam sambutannya, Kapolresta Christian Tobing membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. Ia menjelaskan bahwa tema Operasi Patuh Semeru tahun ini adalah “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas.”

“Keselamatan di jalan adalah bagian penting dari cita-cita menuju kemajuan bangsa. Operasi ini bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis,” ujar Christian.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan terdiri dari 25 persen kegiatan pre-emtif, 25 persen preventif, dan 50 persen represif, yang mencakup penindakan pelanggaran.

Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran utama operasi tahun ini, antara lain:

* Berboncengan lebih dari satu orang

* Melebihi batas kecepatan

* Pengendara di bawah umur

* Tidak mengenakan helm SNI

* Tidak menggunakan sabuk keselamatan

* Menggunakan ponsel saat berkendara

* Berkendara dalam pengaruh alkohol

* Melawan arus lalu lintas

Sementara itu, Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap Operasi Patuh Semeru 2025. Pemerintah daerah akan menurunkan personel dari  Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk membantu kelancaran pelaksanaan operasi.

“Saya mohon kepada warga Sidoarjo untuk menaati ketentuan berlalu lintas. Ini untuk keselamatan kita bersama,” ujar Fenny.

Ia menegaskan bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab setiap individu. Kepatuhan sederhana seperti mengenakan helm atau tidak bermain ponsel saat berkendara dapat menyelamatkan nyawa.

“Kalau kita patuh, semuanya pasti lancar,” tambahnya.

Operasi Patuh Semeru tidak hanya menargetkan pelanggaran, namun juga bertujuan untuk membangun kesadaran jangka panjang akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Masyarakat diimbau menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya, terutama orang tua yang memiliki anak usia pelajar atau remaja.

Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, dan masyarakat diimbau tetap berhati-hati serta melengkapi dokumen kendaraan dan surat izin mengemudi.

Dengan mengusung pendekatan yang lebih humanis dan edukatif, Operasi Patuh Semeru 2025 diharapkan menjadi momentum bersama dalam menciptakan jalan raya yang lebih aman dan tertib. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.