SIDOARJOSATU.COM – SMP Al Muslim menggelar kegiatan Healthy Day dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional. Kegiatan yang mengusung tema “Smart Eating, Strong Living” ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, serta gaya hidup aktif di kalangan siswa.
Healthy Day diikuti oleh seluruh siswa. Kegiatan ini dikemas sebagai pembelajaran kontekstual yang memadukan edukasi kesehatan dengan praktik langsung. Sejumlah aktivitas digelar, seperti senam bersama, presentasi bekal sehat hasil kreasi siswa, hingga pembiasaan memilih makanan sehat di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Al Muslim, Ika Sriyaningsih, mengatakan bahwa Healthy Day merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan peserta didik.
Baca juga : Manajemen Sharp Kunjungi Kantor PWI Jatim
“Kami ingin siswa memahami bahwa prestasi belajar dan semangat belajar sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang sehat dan asupan gizi yang baik,” ujarnya, Jumat, (23/1/2026)
Menurutnya, tema Smart Eating, Strong Living dipilih untuk membangun pemahaman siswa tentang pentingnya pola makan yang cerdas dan bergizi.
“Makan bukan hanya untuk kenyang, tetapi harus bernilai gizi. Jika siswa terbiasa makan sehat, mereka akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan belajar,” tambahnya.
Melalui kegiatan Healthy Day ini, SMP Al Muslim berharap dapat membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh siswa di sekolah berkolaborasi menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Sementara itu, Ketua Panitia Healthy Day, Eka Puji Lestari, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan siswa secara aktif.
“Kami melibatkan siswa secara langsung melalui kegiatan presentasi bekal sehat dan pengenalan kandungan gizi agar pembelajaran lebih bermakna,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Healthy Day tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diharapkan mampu membentuk kebiasaan hidup sehat dalam jangka panjang.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, siswa lebih bijak memilih makanan dan mampu menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas VIII, Adelia Cadamba, mengaku kegiatan ini memberinya pengetahuan baru tentang gizi.
“Saya jadi tahu bahwa menyusun bekal sehat itu tidak sulit jika kita memahami kandungan gizinya. Sekarang saya juga lebih berhati-hati memilih jajanan,” tutupnya. (SS3)





