SIDOARJOSATU.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat menangani gangguan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik. Hasilnya, ruas Jalan Raya Tropodo, Kemangsen, serta wilayah Balongbendo.
Selain itu, kawasan sekitar Tropodo di Jalan Ki Hajar Dewantara Krian hingga Rumah Potong Hewan (RPH) juga kini kembali normal setelah perbaikan rampung dilakukan.
Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, mengungkapkan bahwa perbaikan dilakukan secara serentak pada Rabu (25/3/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menangani sebanyak 13 panel dan 10 titik lampu PJU yang mengalami gangguan.
Baca juga: Tabrak Truk Fuso di Putaran Balik Juanda Sidoarjo, Sopir Honda Civic Tewas Terjepit
“Total ada 25 lokasi yang kami tangani. Saat ini sebagian besar sudah kembali normal dan menyala seperti biasa,” ujar Budi Basuki, melalui pesan WhatsApp. Kamis (26/3/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa kerusakan PJU di lapangan rata-rata disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya lampu yang sudah rusak, konektor yang mengalami gangguan (konsleting), kabel putus akibat tertimpa pohon, hingga KWH meter yang mengalami error.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas penanganan di antaranya, Jalan Sambirono Wetan RT 12 RW 02 Desa Sidodadi wilayah Kecamatan Taman, Desa Jeruklegi Kecamatan Balongbendo, lalu Dusun Tengguli RT 06 RW 02 Desa Kajartengguli, Kecamatan Prambon.
Kemudian, Desa Waung RT 01 RW 01, Kecamatan Krembung, serta Dusun Trompo Kulon RT 03 RW 02 Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon.
Selain itu, laporan gangguan juga sempat diterima dari Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono pada Rabu malam sekitar pukul 21.33 WIB, yang langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan.
Baca juga: DPAC PKB Balongbendo Bantah Klaim Dukungan untuk Subandi Maju Kembali Pimpin DPC PKB Sidoarjo
Budi Basuki, juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan apabila menemukan PJU padam di wilayahnya.
Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 112, helpdesk PJU di nomor 0811 3452 030, maupun melalui media sosial resmi Dishub Sidoarjo.
“Kami harap masyarakat tidak ragu melapor. Dengan laporan cepat, penanganan juga bisa lebih maksimal sehingga penerangan jalan tetap terjaga demi keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya. (zal)





